Rabu, Agustus 13, 2008

CARI DUIT 100% HALAL.. WAJIB DICOBA!!

Kerjanya nyantai neh,,tinggal ditunggu aja sambil kita browsing (",)..program ini akan berjalan dgn sendirinya,,,ok deh slamat mencoba ya(",)


PELUANG USAHA DAHSYAT bagi mereka yang selalu 'surf' internet. JANGAN HABISKAN WAKTU ANDA TANPA HASIL. Kita bisa mendulang dollar dari internet. Inilah yang disebut situasi win-win solution. Program ini GRATIS 100%. Anda akan dibayar setiap bulannya langsung diantar kerumah anda (via
Pos) atau via paypal. Dll. BAGAIMANA CARANYA ???

Coba fikirkan!!!

Jika kita memerlukan waktu 1 jam untuk berfikir tentang proyek ini, anda masih belum mendapat apa-apa, tetapi dalam waktu 1 jam itu saya sudah mendapatkan 0,45 Dollar per jam atau 10,8 Dollar jika 24 jam, jika di rupiahkan maka Rp. 99.360,-. Anda mau tau caranya bagaimana?


Klik di sini

Langkah-langkah yang perlu anda lakukan :

  1. Sign up (Gratis 100 %)
  2. Log in
  3. Klik pada bagian "EARN MONEY" klik tanda centang yg bertulisan I agree and understand the requirements to maintain an active account.
  4. lalu Click pada bahagian "Click Here To Start Surf Junky Browser". Setelah itu Biarkan Program ini akan membuat DUIT untuk anda sepanjang
    hari selama anda menggunakan Internet.
  5. Klik pada bagian "STATISTIK" untuk mengetahui jumlah Uang Anda. Tenang Aja. Tak perlu risau dan bimbang ...tanpa risiko sedikitpun.

Hanya satu kata yang perlu dimiliki yakni “JUJUR”. Promosikan Web anda ke banyak teman-teman anda untuk melakukan hal yang sama, maka anda akan mendapatkan banyak manfaat.

Jadi, Apa salahnya anda berbuat itu kan??. TIDAK ADA SALAHNYA UNTUK MENCOBA...!! TIDAK RUGI APA-APA...!!

Kita akan dibayar USD$0.45 untuk setiap jam program ini berjalan.

Berarti anda bisa dapat hingga Rp. 100.000,- Perhari (Rp.4.140,- x 24 = 99.360,-)

Ini berarti sebulan kita bisa mendapatkan uang dari internet hingga Rp.99.360,- x 30 = Rp.2.980.800,- (Lumayankan)

Itu Jika kita menggunakannya sendiri, jika anda menawarkan web ini ke banyak orang maka anda bisa mendapatkan jasa referal (referensi) dari internet, dan nilai tertinggi yang dapat anda capai sebesar 75 US Dollar / jam. Atau jika dirupiahkan sebesar Rp. 690.000 / jam, dalam 24 jam anda akan mendapatkan uang sebanyak Rp 16.560.000,-, dalam satu bulan anda bisa mencapai angka paling tinggi sebesar Rp.469.800.000,-

Dahsyat bukan...

Berfikirlah....Jangan biarkan waktu kita mubazir percuma di Internet.

Duit FREE, Ambil saja dengan kerja keras anda. Chek akan diantar kepada nama dan alamat yang kita isikan sewaktu sign up.

Oleh karena itu tulislan NAMA dan ALAMAT Anda dengan lengkap dan benar...

SELAMAT MENJEMPUT UANG

Cari duit lewat Internet? So what!



Internet tidak diragukan lagi bisa dimanfaatkan untuk mencari uang (baik penghasilan utama maupun sebagai penghasilan tambahan saja). Banyak layanan/jasa yang ditawarkan kepada para netters, dari yang halal sampai yang haram (naudzubillah). Dengan meluangkan waktu beberapa menit sehari, seseorang bisa mendapatkan uang. Uang yang telah Anda dapatkan akan dikirimkan ke alamat rumah Anda dalam bentuk kartu/surat cek, yang dapat Anda cairkan kemudian di bank-bank lokal.

Salah satu layanan yang ditawarkan adalah layanan survei online. Jasa ini akan membayar Anda apabila anda mengisi form survei mereka. Nominal yang ditawarkan tentunya bermacam-macam, dari 1 dollar per pertanyaan, hingga $100 per formulir. Ini adalah salah satunya : A.W.Surveys - The New Survey Experience


Situs ini akan membayar Anda minimal $4 pada setiap form survei yang Anda isi secara online. Setelah pendaftaran, Anda akan dibekali dengan $6. Perlu Anda ketahui, ini bukan permainan uang, bukan MLM, dan tidak ada tipuan di dalamnya. Anda dibayar atas apa yang Anda lakukan. Oke?


Langsung saja klik di sini untuk mendaftarkan diri Anda (gratis).



Setelah itu login ke account Anda. Di homepage account Anda akan ditampilkan beberapa form survey, yang bisa Anda klik, kemudian Anda isi. Setelah itu, $4 akan masuk ke kas Anda.Form survei-nya sendiri cukup simpel. Anda cukup mereview website yang mereka tampilkan. Tiga (3) kata saja sudah cukup . Tapi dengan bahasa Inggris tentunya.


Setelah terkumpul dollar di kas Anda, dan melampui $75. Anda bisa menguangkan kas tersebut. Caranya bisa melalui kirim surat cek ke rumah Anda, ataupun bisa ke account PayPal Anda. Saya sendiri lebih memilih dikirim ke PayPal, karena lebih aman, dan uangnya (dalam bentuk dollar) bisa langsung saya gunakan untuk membeli barang di toko-toko penjualan online (misal ebay, amazon, dsb) yang support PayPal.

Cara memakai PayPal:

Daftarkan diri Anda di PayPal Online (gratis) di sini

Isi data diri.Ketika muncul form yang menyuruh Anda mengisi informasi Credit Card Anda, klik Cancel (apabila tidak mempunyai credit card). Ini tidak masalah.Kembali ke website A.W.Surveys, bila account balance Anda sudah mencapai $75, bisa Anda kirim (reedem) ke account PayPal Anda. Anda bisa menggunakan uang Anda yang kini sudah ada di PayPal untuk membeli barang favorit Anda di www.ebay.com misalnya.!!!!!


KLO MASIH BELUM PERCAYA COBA AJA SEARCH DIGOOGLE APAKAH PROGRAM INI SCAM ATAU TDK,,,?TAPI TELAH BANYAK YANG MENDAPAT HASIL DARI PROGRAM INI. SELAMAT MENCOBA!

Minggu, Agustus 10, 2008

Berburu Beasiswa Kuliah S1, S2, dan S3 di Dalam Negeri

Berikut ini beberapa beasiswa dalam negeri yang bisa sobat raih. Selamat berburu!

  1. ASIAN Deveopment Bank

Informasi lebih lanjut hubungi

http://www.dikti.org

  1. Beasiswa PIRAC bagi mahasiswa relawan

Panitia Beasiswa PIRAC

Jl Mampang Prapatan XI No. 39

Jakarta Selatan 12790

Telp 021-79190752 / 7942428

Fax 021 79190752

Email: pirac@cbn.net.id

http://www.pirac.or.id

  1. GE Foundation Scholars Leader Program

Divisi beasiswa IIEF

Menara Imperium LT.28 Suite B

Jl H. R. Rasuna Said, Jakarta 12980

Telp 021-8317330

Fax 021-8317331

Email scholarship@iief.or.id

http://www.iief.or.id

  1. SMBC Global Found Scholarship Program

Divisi beasiswa IIEF

Menara Imperium LT.28 Suite B

Jl H. R. Rasuna Said, Jakarta 12980

Telp 021-8317330

Fax 021-8317331

Email scholarship@iief.or.id

http://www.iief.or.id

Ada yang mau nambahin??? Silakan berpartisipasi lewat Comment Anda.

Berburu Beasiswa Kuliah S1, S2, dan S3 di Luar Negeri


Siapa sich yang nggak pengen kuliah di luar negeri? Bisa kuliah di luar negeri itu sendiri adalah sebuah kebanggaan yang luar biasa. Bayangkan setelah lulus kuliah dari luar negeri, kita bisa kembali ke negeri kita Indonesia tercinta dan berkontribusi lebih banyak untuk bangsa ini. Saya yakin proses alih teknologi dari negara maju ke Indonesia akan semakin cepat dan perekonomian bangsa ini akan semakin cepat berkembang jika banyak putra Indonesia yang berpikiran seperti ini.

Susah ndak ya kuliah di luar negeri? Sebenarnya tidak juga, begitu banyak peluang kuliah di luar negeri yang sudah tersedia, baik dengan biaya sendiri maupun beasiswa. Intinya, siapa saja yang mau berusaha mencari informasi pasti bisa mendapatkan peluang tersebut. Tulisan ini dibuat untuk semua orang yang mempunyai niat besar untuk sekolah di luar negeri namun belum tahu apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan beasiswa.

Beasiswa kuliah di luar negeri secara umum bisa dibagi menjadi 3 kelompok sebagai berikut:

Kelompok 1 Beasiswa dari lembaga pemberi beasiswa baik pemerintah maupun non pemerintah yang (biasanya) diberikan secara rutin tiap tahun.

Beberapa institusi yang memberikan beasiswa rutin adalah sebagai berikut:

Amerika (USA): Fulbright Scholarships (Aminef)
info selengkapnya di http://www.aminef.or.id/

Australia: Australian Development Scholarships (ADS)
info selengkapnya di http://www.adsjakarta.or.id/

Belanda: STUNED Scholarships & NFP dari Netherland Education Centre (NEC)
info selengkapnya di http://www.nec.or.id dan http://www.nesoindonesia.or.id/

Inggris (UK): British Chevening Scholarships (Chevening)
info selengkapnya di http://www.chevening.or.id/

Jerman: DAAD
info selengkapnya di http://www.daad.de

Jepang: Monbusho/Mongbukogakusho
info selengkapnya di Konsulat Jenderal Jepang terdekat

dan lain-lain… (ada yang ingin menambahkan?)

Beasiswa Monbusho merupakan salah satu beasiswa yang lengkap untuk S1, S2, dan S3. Sedangkan beberapa institusi lainnya lebih banyak menyediakan beasiswa S2 & S3.

Deadline pengajuan aplikasi beasiswa tiap tahun berbeda satu sama lain. Silahkan kunjungi alamat website masing-masing untuk mengetahui informasi selengkapnya. Boleh dibilang, rata-rata persyaratannya sama, yaitu kemampuan bahasa (inggris), prestasi dan kemampuan untuk menunjukkan kontribusi pelamar terhadap pembangunan di Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.

Kemampuan bahasa Inggris memang mutlak diperlukan. Untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris digunakan nilai TOEFL (Test of English as a Foreign Language -www.toefl.org) dan IELTS (International English Language Testing System -www.ielts.org). Keduanya merupakan tolak ukur yang diakui dan paling banyak digunakan di dunia.

Untuk bahasa Jepang (Monbusho) dan Jerman (DAAD), tidak usah khawatir karena pelamar yang diterima akan mendapatkan kursus bahasa (biasanya) satu tahun. Skor yang digunakan masing-masing insititusi berbeda-beda, misalnya ADS mensyaratkan skor TOEFL minimal 500. Jadi, buat kalian yang masih punya nilai TOEFL di bawah di bawah 500, jangan patah semangat ya!

Oh ya, sebelum mengajukan lamaran beasiswa, jangan lupa untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai beasiswa tersebut, baik dari website resminya ataupun milis-milis beasiswa yang banyak tersedia di internet. Hal ini penting supaya kalian tidak salah memilih jurusan/bidang ilmu yang ingin dipelajari. Selain itu, kalian juga harus punya gambaran mengenai besar beasiswa yang akan didapat, apa saja yang akan di-cover oleh beasiswa tersebut, apakah keluarga juga akan ditanggung, dan lain sebagainya.

Kelompok 2, Beasiswa dari tempat kita bekerja.

Saat ini banyak sekali instansi/perusahaan yang memberikan fasilitas beasiswa kepada para karyawannya, misalnya LIPI, PLN, Bank Indonesia, ExxonMobil, dan lain sebagainya. Jika kalian sudah bekerja, sebaiknya kalian menanyakan ke perusahaan tempat kalian bekerja mengenai peluang kuliah dengan dibiayai perusahaan.

Kelompok 3, Beasiswa langsung dari kampus di luar negeri

Sebenarnya peluang beasiswa langsung dari kampus di luar negeri bisa dibilang sangat banyak namun belum terlalu banyak dimanfaatkan oleh orang Indonesia. Banyak sekolah di luar negeri (khususnya di Amerika) yang memberikan beasiswa dalam bentuk Teaching Assistantship (TA) ataupun Research Assistanship (RA). Model beasiswa ini sangat banyak dinikmati oleh teman-teman dari India, China, dan Taiwan. Padahal, jika diperhatikan kemampuan bahasa Inggris mereka tidak terlalu istimewa. Kunci kesuksesan mereka adalah kemampuan menjalin kontak dan komunikasi dengan akademisi di luar negeri. Semangat dan keberanian mereka harus bisa kita tiru. Masa’ kalah sich dengan mereka? Indonesia gitu lho!

Jika teman-teman semua ingin menambahkan sesuatu, tulis komentar di tulisan ini ya.


Apa Itu TOEFL dan IELTS?

Bagi pemburu beasiswa, kedua istilah ini mungkin sudah ga asing lagi. Bahkan bias jadi momok yang membuat ketar-ketir, ujung-ujungnya jadi males buat nyari beasiswa. So, biar kamu smua ga salah persepsi tentang tes kemampuan bahasa Inggris ini, sok atuh baca yang satu ini.

Tentang TOEFL

Akronim dari Test Of English as Foreign Language, adalah tes kemampuan bahasa Inggris buat para penutur nonbahasa Inggris (non native speakers). Tes ini diselenggarakan oleh lembaga Educational Testing Service yang berpusat di Amerika Serikat. Tes ini ditawarkan dalam tiga format:

  1. Computer Based Test, atau CBT, adalah format test yag paling sering and paling banyak digunakan oleh banyak Negara di dunia. CBT TOEFL diselenggarakan empat kali dalam setahun oleh institusi2 pendidikan dan pusat2 pelaksanaan test (test centers) tertentu di masing2 negara.

CBT TOEFL terdiri dari empat bagian yang semuanya wajib dikerjakan, yaitu:

a. Listening, mengukur kemampuan akan pemahaman lisan bahasa Inggris yang diucapkan oleh penduduk di Amerika utara.

b. Structure, mengukur kemampuan akan pengenalan bahasa yang sesuai dengan standar bahasa Inggris tulisan (tata bahasa).

c. Reading, mengukur kemampuan untuk memahami bacaan2 singkat.

d. Writing, mengukur kemampuan menulis bahasa Inggris untuk suatu topik tertentu.

  1. Paper-Based Test, disebut PBT, adalah format tes dalam bentuk pengisian kertas jawaban dengan menggunakan pensil 2B.

Apabila pusat2 tes tidak memiliki fasilitas komputer atau tidak menyediakan fasilitas CBT. PBT TOEFL berlangsung selama tiga setengah jam.

PBT TOEFL terdiri dari tiga bagian yang ketiganya wajib dikerjakan juga, yaitu:

a. Listening, mengukur kemampuan akan pemahaman lisan bahasa Inggris yang diucapkan oleh penduduk di Amerika utara.

b. Structure and Written Expression, mengukur kemampuan akan pengenalan bahasa yang sesuai dengan standar bahasa Inggris tulisan (tata bahasa).

c. Reading, mengukur kemampuan untuk memahami bacaan2 singkat.

Selain ketiga bagian di atas, juga ada tambahan test yang disebut Test of Written English (TWE) yang berupa tes menulis essay pendek selama 30 menit berdasarkan topik tertentu. Dan ini wajib dikerjakan agar kita mendapat total skor TOEFL.

  1. Internet Based Test, atau iBT TOEFL, merupakan format terbaru tes TOEFL yang diperkenalkan pada awal tahun 2006. hampir mirip dengan CBT TOEFL, Cuma bedanya ada tambahan tes berupa speaking.

Berapa sih besarnya skor TOEFL yang diperlukan untuk melamar beasiswa?

Untuk PBT TOEFL kita harus mencapai skor antara 500 hingga 600 agar bisa lolos salah satu persyaratan seleksi beasiswa. Lebih dari itu, bahkan lebih baik. Kalau untuk CBT nya sekitar 200 hingga 250.

More about TOEFL

Tes International TOEFL di Indonesia diselenggarakan oleh

The Indonesian International Education Foundation (IIEF)

Jl. H. R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12980

021-8317330

http://www.toefl.org

Tentang IELTS

Disebut juga International English Language Testing System, adalah tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris bagi mereka yang mau belajar, kuliah, atau bekerja di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa masyarakat penuturnya. IELTS diakui oleh universitas2 dan perusahaan2 di berbagai negara, terutama Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris, juga Amerika Serikat. Skor IELTS juga diakui oleh lembaga2 profesional, badan imigrasi, dan agen2 pemerintah.

IELTS diselenggarakan atas kerjasama University of Cambridge ESOL Examinations (Cambridge ESOL), British Council, dan IDP:IELTS Australia. Tes IELTS dilaksanakan di pusat2 penyelenggara tes yang lebih dari 100 negara di dunia. Perlu dicatat, peserta di bawah 16 tahun tidak diperkenankan mengikuti tes IELTS ini.

Tes ini terdiri dari dua modul: Academic dan General Training, serta mencangkup empat keahlian berbahasa Inggris: listening, reading, writing dan speaking. Modul Akademik (Academic Modules) berfungsi untuk mengetes kemampuan berbahasa Inggris seseorang. Modul Umum (General Training Modules) menekankan pada kemempuan bahasa dalam aspek sosial dan pendidikan.

Terus, soal2 antara modul umum dan modul akademik beda nggak?

Oh ya jelas beda dunk. Ini neh jabaran dari soal masing2 modul buat kamu:

  1. Listening

Durasi bagian ini selama 30 menit, yang terdiri dari 40 pertanyaan.

  1. Reading

Bagian ini berlangsun seama 60 menit yang terdii dari 40 pertanyaan.

Untuk modul akademik, teksnya diambil dari majalah, surat kabar, buku, jurnal. Selain itu juga terdapat ilustrasi gambar atau diagram dan ilustrasi beberapa pertanyaan.

Untuk modul umum, teksnya terdiri dari 3 bagian. Yang pertama disebut ‘social survival’, berisi teks2 yang berhubungan dengan kemempuan bahasa Inggris untuk kehidupan sehari2. teks kedua disebut ‘training survival’, yang memfokuskan diri pada situasi dan program pelatihan. Teks ketiga disebut ‘general reading’, berisi bacaan yang lebih panjang dengan struktur bahasa yang lebih kompleks.

  1. Writing

Bagian ini berlangsung selama 6 menit, terdiri dari dua tugas menulis essay. Tugas menulis pertama adalah karangan yang terdiri dari 150 kata, sedangkan tulisan kedua terdiri dari 250 kata.

Dalam modul akademik, pada essay pertama peserta diminta untuk mendeskripsikan informsi dari sebuah grafik, diagram atau tabel dengan kata2 sendiri. Lalu pada essay kedua peserta diminta untuk mengemukakan pendapat mengenai suatu masalah.

Dalam modul umum, pada essay pertama peserta diminta untuk menjawab sebuah permasalahan dalam bentuk penulisan surat. Pada essay kedua peserta diminta untuk mengemukakan pendapat mengenai suatu masalah.

  1. Speaking

Eng-ing-eng,,,, bagian ini neh yang paling sering bikin deg2an. Gimana nggak, kita harus cas-cis-cus bahasa Inggris di depan seorang penguji, dan bukan sembarang ngomong. Ada tiga bagian dalam bagian terakhir tes ini yang merupakan bagian paling menentukan. Soalnya, kalo tiba2 kita gagap di tengah jalan,,, wehhh. Buyar smua deh apa yang udah disiapin di kepala.

Bagian pertama yang berlangsung selama 4-5 menit, peserta diminta untuk menceritakan tentang dirinya, keluarga, pekerjaan, hoby, dan topik lain yang bersifat umum.

Bagian kedua, peserta diminta untuk membicarakan sebuah topik khusus yang tertulis pada selembar kartu. Ternyata, peserta cuman dikasih waktu 1 menit untuk mempersiapkan apa yang akan dibicarakannya di hadapa penguji. Setelah itu, penguji akan mengajukan pertanyaan dari topik yang kita bicarakan tersebut. Durasinya sekitar 1-2 menit.

Bagian ketiga, penguji dan peserta akan terlibat dalam sebuah diskusi mengenai isu-isu atau konsep2 yang berhubungan dengan tema pada bagian kedua. Ini berlangsung sekitar 4-5 menit.

Berapa sih skor IELTS yang diperlukan buat melamar sekolah atau beasiswa?

Sekedar gambaran, skor IELTS berkisar antara nol, yang merupakan skor terendah, sampai 9 yang merupakan skor tertinggi atau expert user. Tapi, biasanya sebagai salah satu persyaratan beasiswa atau melamar ke sekolah atau kuliah peserta diharapkan mencapai skor 5,5 hingga 7.

More about IELTS

Tes resmi IELTS di Indonesia diselenggarakan oleh:

British Council Jakarta yang berkantor di

Stock Exchange, Tower II, lantai 16

Jl Jendral Sudirman kav. 52-53 Jakarta 12190

Telp 021-5155561 extension 211/203

Fax 021-5155562

http://www.ielts.org